Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

[No title]

SEMINAR NASIONAL AYAT-AYAT SEMESTA
FSI FMIPA UNAND
13 MARET 2009
Aula Fekon Jati, Padang, West Sumatera



Memberikan kontribusi dalam kembali membangkitkan kejayaan Islam, FSI FMIPA UNAND menggelar seminar nasional AYAT-AYAT SEMESTA dengan pembicara Bapak Agus Purwanto D.Sc dari Surabaya. Acara dimoderatori oleh Bapak Budi Rudianto M. Si selaku pembina FSI FMIPA UNAND. Bertempat di aula Fekon Jati Unand Padang, acara dibuka pada pukul 08:30 WIB oleh MC Sobri (Math 2007) dilanjutkan pembacaan Al Qur’an oleh M, Daud (Biologi 2006). 

Sambutan ketua panitia Daus (Kimia 2007) dilanjutkan ketua FSI FMIPA UNAND diwakili oelh Fadil (Fisika 2006). Berkesempatan hadir Bapak Dr. Badrul Mustafa Kemal DEA selaku PR III Unand, maka sambutan Bapak Budi Rudianto digantikan atau diteruskan oleh Bapak Badrul sekaligus membuka secara resmi acara.

Secara proses, berhasil diangkatnya acara ini oleh panitia patut diapresiasi. Tetapi menurut tujuan, maka acara ini belumnya menyentuh wilayah tujuan secara memuaskan. Kebanyakan peserta yang hadir adalah berasal dari Faukltas eksak, juga masih didominasi oleh peserta dari Unand, hanya beberapa dari IAIN, kampus lain belum ada.

Pembicara, Agus Purwanto D.Sc atau akrab dan diperkenalkan dengan panggilan Gus Pur ternyata bukan hanya dari keilmuwan Fisika tetapi juga Filsafat, hukum dan sastra, yang kerap juga melontarkan joke-joke segar yang diimbangi oelh moderator yang lumayan kreatif. 

Sebelum akhir acara diadakan sesi tanya jawab. Laur biasa, banyak yang tertarik dengan pembahsan keilmuwan ini, yang rata-rata pertanyaan didasarkan dengan bidang keilmuwan atau basic penanya: Fisika, Biologi, dan Kimia yang memang dalam pembahasan Gus Pur juga mengedepankan 3 bidang ini. Imbasnya, ada salah seorang peserta dari Matematika yang cemburu sehingga menginginkan adanya singgungan dengan matematika.
Allahu akbar.

Sebagai bonus, setelah seminar diadakan ‘kuliah tamu’ Pengantar Astronomi atau Ilmu Falak, membedah tentang perbedaan pengambilan waktu puasa dan Idhul Fithri di kalangan umat Islam, dibelahan dunia yang ternyata ada yang sama dengan di Indonesia, ada yang perbedaan waktu hingga 4 … Maksudnya jika Idhul Fithri oleh pemerintah ditetapkan tanggal 12 Maret 2009 maka umat di Indonesia perayaannya ada yang 11, 12, 13 dan 14 Maret 2009. 

dan ternyata, umat di Indonesia tak usah bersedih hati, karena ada teman-nya di dunia ini. Banyak tebaran pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam kuliah ini, namun yang dirasakan adalah tidak ada kejelasan tentang praktisnya melakukan rukyat sendiri. Padahal, jika ini bisa dilakukan oleh orang awan terutama mahasiswa Fisika, ini akan membantu program pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran atau bahkan bagi mereka yang berkonsentrasi dengan ilmu eksak bisa bekerja sebagai bagian dari Badan Rukyat Hisab nasional, atau bahkan menjadi refernsi bagi mereka (umat) yang bertanya.

Di akhir acara, Gus Pur yang jago filsafat dan sastra diminta mendeklamasikan puisi. Kira-kira…
Bermain-main untuk bahagia tapi jangan bermain-main dengan bahagia…
Dst..

Maka dibalas oleh Pak Budi, ..dengan pengetahuan kita mencoba tahu, dan jangan coba tanyakan apa yang tidak kau tahu jika kamu tidak tahu apa yang tidak kamu tahu.

Post a Comment for " "

Berlangganan via Email