Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hindari Pidato yang Kaku dan Birokrasi, Bisa Membuat Pingsan



Beginilah birokrasi. Penuh aturan baku. Kaku. Padahal belum tentu itu bagus. Mungkin, diyakini tidak bagus.
 Seperti pada sebuah upacara pembukaan perlombaan hari ini. Pejabat yang membuka acara ini terlalu kaku dalam menyampaikan. Baca teks. Sehingga cenderung kaku, baku dan monoton. Tipe birokrasi yang tidak mau kenal pembaruan.

Padahal peserta lomba ini dari pelosok kabupaten. Ada yang datang dari tempat yang jauh. Perjalanan sekira 4 atau 6 jam lamanya. Tentu bisa dibayangkan betapa capeknya. Duduk di kendaraan hingga berjam-jam lamanya tentu melelahkan. Padahal mereka harus menghadapi ujian yang sebentar lagi akan dilakukan.

Pejabat pembuka acara pun tidak kasihan dengan peserta yang harus ikuti upacara dengan berdiri. Dimulai sekira pukul 08.20 WIB tentu saja matahari sudah bersinar dengan hangat. Namun lama berdiri pun bisa menyiksa. Dan akhirnya, ada beberapa diantara siswa yang undur diri dari barisan. Bahkan, ada satu siswa yang tumbang. Jatuh pingsan.

Bagaimana mereka akan menghadapi ujian dengan kondisi lemah, pusing, dan kecapekan? Apalagi yang tadi pingsan. Bagaimana ikut lomba? Ah entahlah. Semoga anak itu segera sadar.

Cobalah, kalau isi pidato yang bikin seger dan ceria pesertanya. Lebih-lebih ketika kondisi siswa yang letih dan capek. Makanya diperlukan skill bicara yang enak di dengar. Misalnya begini,
“Anak-anak...bapak ucapkan terima kasih kepada kalian yang sudah datang jauh-jauh kesini. Ada berangkat jam 2 pagi tadi. Ada yang menempuh perjalanan 3-4 jam. Bapak absen dulu ya.... yang  bapak sebutkan asalnya, teriakkan SEMANGAT. Oke....?
Kabupaten Barat... (SEMANGAAAAAT.....)
Kabupaten timur...(Semangaaaaat...)
Kabupaten utara.... (Semaaangaaat)
Dan semisalnya.

Intinya, jalin interaksi dengan peserta upacara. Memang terkesan informal. Tapi bakal dirasakan enak dan menyenangkan. Baiknya, yang berbicara di depan itu harus juga memahami psikologis pendengar. Begitulah.

Post a Comment for "Hindari Pidato yang Kaku dan Birokrasi, Bisa Membuat Pingsan"

Berlangganan via Email