Dalam rangka membentuk pelajar yang melek dengan literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lebak mengadakan lomba jurnalistik untuk pelajar Lebak. Lomba diadakan pada Kamis (30/8) bertempat di perpustakaan Saidja Adinda, Rangkasbitung.

Ratusan pelajar dari kabupaten Lebak ikut dalam lomba ini. Lomba terdiri dari cipta dan baca puisi untuk tingkat SMP, Lomba Jurnalistik untuk tingkat SMA.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lebak, Asep Komar Hidayat mengatakan dalam sambutannya bahwa tujuan kegiatan lomba ini adalah untuk menghantarkan menjadi generasi yang memiliki kemampuan berliterasi.

"Dengan literasi, semoga kita menjadi masyarakat pembelajar yang cerdas. Literasi itu luas sekali. Yang kita alami dan kita tahu bisa menjadi sumber inspirasi" katanya. 
 Dilanjutkannya,  orang tua harus lebih peduli dengan potensi besar yang  dimiliki anak. Tugas kita membantu untuk membangkan kemampuannya. 

Sebelum lomba, juri memberikan tips supaya menghasilkan karya jurnalistik yang bagus.
“Cari kata atau kalimat untuk judul yang menarik. Mewakili dari isi. Apa yang anda ceritakan sudah terwakili oleh judul. Untuk judul, paling banyak delapan kata. Kunci jadi penulis adalah karena terbiasa.  Jadi penulis itu harus terbiasa membaca, melihat, dan mendengar” kata juri itu. (Mohon maaf, saya tidak tahu Namanya. Saat itu saya sebagai pendamping hanya mencuri dengar…hehe)
“Biasakan melatih diri menjadi pendengar dan pemerhati yang baik. Tugas penulis bukan hanya menulis saja. Ladang bukan materi tapi kepuasan batin yang tidak dapat terganti dengan materi” tutupnya.

0 Comments