Resensi Ke-2 Di Koran Jakarta, Banjir Pujian



Selang satu pekan dari resensi pertama, resensi saya kembali terbit di Koran Jakarta, teman resensi nyebutnya Korjak. Kali ini buku berjudul Leiden is Lijden buku ditulis oleh Dea Tantyo. Terbit pada Jumat, 5 Oktober 2018. Kali ini ada versi onlinenya. Perlu diketahui, resensi di Korjak terbit Senin-Sabtu. Di hari Sabtu, tidak tayang versi onlinenya.

Betul kata orang,  sekali terbit, bikin ketagihan. Terbit lagi, semakin semangat bikin lagi dan lagi.

Terbit kali kedua semakin spesial. Oleh teman peresensi, dikatakan bagus. Aduh, jadi mekar hidung saya. Hehehe...

Saya ucapkan bravo kepada mas @⁨Supadilah⁩ atas tulisannya yang luar biasa di korjak hari ini.

Ya, benar kali. Membaca resensi beliau ini menjadikanku benar-benar tergoda untuk membeli buku tersebut...😃

 Saya juga mohon bimbingannya juga. Paragraf pembukanya dapet.

 Keren resensinya mas @⁨Supadilah⁩  👍

: Wah, jadi penasaran, nih.

‬: Masoh edar kira2 ya? Aku suka buku tokoh dan inspirasi

‬: Bukunya, kayaknya memang menarik 🙂👍🏻

‬: Mana link nya, bu gulu  baca😁

: Iya resensinya epik Mas. Selamat dan sukses ya...

Pujian adalah energi positif. Energi itu berubah lagi menjadi energi positif lainnya, yaitu semangat untuk meresensi buku lainnya lagi. Semoga semakin berkualitas resensi saya selanjutnya.

Jika ingin membaca resensi tersebut, silakan kunjungi link berikut.

http://www.koran-jakarta.com/menggali-inspirasi-dari-para-tokoh-besar/

No comments for "Resensi Ke-2 Di Koran Jakarta, Banjir Pujian"