Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pelatihan Penggunaan E-Learning, Ini Pesan Ketua Yayasan Untuk Guru


Pelatihan E-learning -Di hari ini, kami para guru mengadakan training penggunaan e learning. Sebagaimana kita ketahui, tahun ajaran baru akan dimulai. Namun, imbauan pemerintah melakukan pembelajaran dari rumah pada new normal ini.

Maka, sekolah harus menggunakan e learning. Sekolah kami pun bersiap menggunakannya. Malah, punya aplikasi sendiri. Namanya aplikasi e learning qu.

Apa saja yang disampaikan? Berikut ini ringkasnya.

Agar bisa menghadapi situasi saat ini, guru harus meningkatkan kemampuannya. Kuncinya tingkatkan energi iman. Caranya? Hayati doa dalam keseharian.

Semangat menuntut ilmu, banyak pahala dalam menuntut ilmu.

Cahaya Allah tidak pernah padam. Hanya kita yang sering tidak memberikan tempat untuk cahaya Allah di hati kita.

Visi memperingan kerja kita. Memperjelas tujuan kita.

Sekolah kota adalah untuk mencetak peserta didik dengan profil anak yang unggul dan melayani.

Ada tiga cara pandang guru Al Qudwah.

Siswa sebagai tunas pohon dan kita sebagai petaninya.
Siswa sebagai mutiara dan pengrajinnya.
Siswa sebagai asset dan kita pelayannya.

Inovasi:
Semangat menemukan perbaruan. Kadang ditantang oleh kondisi yang berubah.

Misalnya,
Seblak yang biasa saja akan ditinggalkan. Maka perlu ada perbedaan. Ada rasa, tampilan, atau namanya.

Inovasi mengacu pada tiga
Takwir : baru/inovasi
Tamyiz : beda
Ta'sil : rujukan/landasan syar'i (tidak melanggar syariah)

Orang Sukses itu sering dianggap Gila?
Contohnya, Bill Gates
Bahkan nabi Muhammad pernah dibilang gila.

Yang penting gila aja dulu. Mempertemukan
ide dan realita.

Banyak orang yang sukses di dunia ini memang terlihat aneh bagi kebanyakan. Malah banyak pula yang dibilang gila.
Maka, jadilah guru 'gila'. Guru Al Qudwah ditantang jadi guru gila. 


E-learning. Lebak. Banten.


Post a Comment for "Pelatihan Penggunaan E-Learning, Ini Pesan Ketua Yayasan Untuk Guru"

Berlangganan via Email