Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

ASUS VivoBook S14 S433 ‘Alat Tempur’ Terbaik Untuk Pendidik Generasi Bangsa

Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa guru adalah pahlawan pengetahuan. Banyak ilmu yang guru ajarkan. Bahkan tak sekadar transfer of knowledge, guru juga menumbuhkan dan mengembangkan potensi kebaikan. Meskipun, di balik peran guru tidak banyak yang tahu jika tugas guru begitu berat dan menyibukkan.

Di musim pandemi begini, pemerintah pusat dan daerah mengambil kebijakan bahwa kegiatan sekolah tidak boleh dilakukan dengan tatap muka. Sekolah tidak boleh pula melakukan kegiatan yang dapat mengumpulkan orang dalam jumlah banyak. Tapi, tahukah sobat kalau kebijakan ini terpaksa dilanggar guru? Ada beberapa kegiatan yang memang tidak bisa atau sulit dilakukan lewat daring.

Jadi, saat siswa libur, guru belum tentu libur. Meskipun dilarang berkegiatan, guru nekat – demi anak didik- ke sekolah.

Sekolah belum buka, guru sudah beraktivitas. Ada rutinitas yang dijalankan padahal saat itu masih liburan. Apa itu? Raker.

Raker di Tengah Pandemi

Rapat kerja atau raker ini rapat yang membahas kebijakan sekolah yang akan dilakukan pada satu tahun ke depan. Selain menentukan jenis kegiatannya, rapat juga membahas teknis singkat kegiatan, waktu pelaksanaan, hingga biayanya.

Peserta raker ini semua guru. Mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha hingga guru kebersihan (di sekolah kami, tenaga cleaning service disebut dengan guru kebersihan).

Paling cepat, raker memakan waktu dua hari. Ini pun sudah pakai strategi dan kerjanya ngebut. 

Strateginya, guru dibagi dalam beberapa komisi. Misalnya komisi A (membahas kurikulum, mutu pendidikan, dan BK). Komisi B (kehumasan, rumah tangga,  dan sarpras). Komisi C (kesiswaan dan lomba-berlomba).

Secara umum raker dibagi dua sesi. Sesi pertama masing-masing komisi rapat di komisinya. Sesi kedua semua komisi rapat pleno. Saat itulah setiap komisi berkoordinasi menentukan waktu pelaksanaan agar tidak saling bentrok.

Agar kerja per komisi juga lebih cepat dan efisien waktu, dibagi lagi dalam beberapa bagian. Raker tahun ini saya kebagian komisi A.

Nah, di komisi A itu saya bagi lagi. Saya dapat jatah mutu pendidikan. Setelah setiap bagian selesai dirancang, lalu digabung dengan bagian lain. Di hari selanjutnya, semua komisi dipresentasikan untuk dibahas bersama, termasuk penentuan anggaran dan jadwalnya.

Selain raker, menjelang tahun ajaran baru, hal yang harus disiapkan guru adalah melengkapi perangkat pembelajaran yang terdiri dari rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP), silabus, analisis alokasi waktu, program semester (prosem) dan program tahunan (prota).

Kelengkapan pembelajaran itu disiapkan sejak sebelum masuk sekolah. Nah, jadi guru itu sudah sibuk bahkan sebelum masuk sekolah.

Pengen tahu seberapa beratnya menyiapkan perangkat pembelajaran ini? Begini, saya mengajar fisika kelas XI (kelas 2 SMA). Untuk satu perangkat pembelajaran terdiri dari RPP 184 halaman, silabus 6 halaman, analisis alokasi waktu 2 halaman, promes 2 halaman, dan prota 2 halaman. Totalnya 196 halaman.


Itu untuk satu kelas, lho. Kalau 2, 3 atau 6 kelas sudah berapa ratus halaman tuh? Saya sendiri, selain mengampu fisika kelas XI juga mengampu kelas X untuk matematika wajib dan matematika peminatan.

Berat, sih. Tapi saya meyakini, semua pekerjaan ada tantangannya masing-masing. Saya tidak merasa jadi guru ini tugas paling berat.

Orang yang punya ilmu kerja dengan ilmunya. Orang yang mengandalkan otot, kerja dengan tenaganya. Masing-masing punya tantangannya. Maka, tak usah memandang remeh pekerjaan sahabat atau tetangga. Sebab, kadang yang kita lihat hanya hasilnya. Sementara, prosesnya tidaklah seelok pandangan mata.

Ini dikerjakan sekali per tahun, di awal tahun ajaran saja. Setelah itu tidak mengerjakan perangkat pembelajaran lagi. Anggap saja ‘berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian’.

Hanya saja, semoga jika pembaca adalah orangtua, ayo bantu ringankan tugas guru dalam mendidik anak dengan bersinergi bersama guru dan sekolah.

Jadi, sebanyak itulah hal yang dikerjakan oleh guru. Belum lagi dengan tugas tambahan lainnya.

Seperti saya, misalnya, selain mengampu mata pelajaran, juga diamanahi sebagai pembina klub desain grafis. Membimbing siswa untuk ikut dalam kompetisi seperti Festival lomba seni siswa nasional (FLS2N). Jadi, selain berjibaku dengan angka-angka dan rumus-rumus saya juga akrab dengan vektor, icon, font, garis (line), bidang (shape), warna, dan lainnya.

Di sela-sela mengajar atau sepulang mengajar, saya kadang menyempatkan diri membina siswa. Tidak setiap hari. Paling satu pekan sekali. Namun, frekuensinya semakin intens saat menjelang lomba. Biasanya setiap hari digeber terus.

Lelah emang lelah. Capek. Tapi kelelahan itu terbayar lunas dengan ucapan terima kasih siswa, respon yang baik, atau prestasi siswa. Saya mah tidak mematok siswa harus juara. Bagi saya, juara itu adalah bonus atas kerja keras.

Siswa yang saya bina berhasil menjuarai beberapa lomba desain poster. Foto paling kanan adalah saya saat mewakili siswa saya mengambil piala dan medali.

Dengan banyaknya aktivitas dan tugas guru, sangat guru perlu disokong dengan ‘alat tempur’ yang terbaik.

Di sekolah saya, untuk membantu tugas guru, kepala sekolah melengkapi guru dengan laptop. Para wakil kepala sekolah dan TU difasilitasi laptop ASUS yang sudah bertahun-tahun ini saya pakai. Sifatnya hak pakai, bukan hak milik. Keberadaan laptop inventaris itu jelas sangat membantu kinerja guru.

Di dunia persilatan pendidikan, fasilitas semacam ini sudah lumrah. Sewaktu Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), hampir semua guru dibekali laptop. Satu guru satu laptop, gitu. Hal ini wajar, sebab tuntutan kinerja guru semakin padat, mau tidak mau guru difasilitasi untuk mengerjakan tugas-tugas.

Guru Luar Biasa Guru Berkarya

Jangan mau hanya jadi guru biasa. Zaman now, selain keterampilan mengajar, guru dituntut memiliki keterampilan lain. Hal ini agar menjadi nilai tambah agar kita semakin berkarya.

Di tengah kesibukan melaksanakan tugas mengajar dan mendidik, ada baiknya guru memiliki karya lain. Emang bisa? Bisalah. Banyak kok guru yang punya karya dengan berbagai kreativitas.

Guru Menulis

Salah satu keterampilan lain bagi guru adalah menulis. Menulis merupakanbagian yang tidak terpisahkan dari guru. Guru erat kaitannya dengan budaya ilmiah. Lewat tulisan, guru menyampaikan ide, gagasan, pengalaman mengajar, atau bahkan curhat. Tentu saja harus dipilah ya mana yang perlu ditulis dan tidak.

Guru jangan malu atau takut untuk menulis. Jangan merasa minder kalau tulisannya biasa saja. Bisa jadi, menurut kita biasa saja, jadi luar biasa bagi oranglain.

Dengan menulis pula guru bisa naik golongan/pangkat. Ini dapat pula meningkatkan kesejahteraan. Hehe...

Menulis di mana? Banyak sarananya. Bisa menulis buku, mengirimkan opini ke surat kabar, atau menulis di platform kepenulisan. Atau, jadi bisa dengan jadi blogger atau narablog.

Kreativitas Guru di Masa Pandemi

Sepak terjang guru di masa pandemi Covid-19 semakin membutuhkan alat tempur yang mumpuni. Saat ini siswa belajar dari rumah (BDR) yang dilakukan secara online atau daring melalui gawai. Berbagai kreativitas dilakukan para pendidik mulai dari menggunakan media sosial, grup WhtasApp, platform belajar online, hingga memanfaatkan radio dan televisi edukasi.

Salah satu hikmah BDR ini adalah guru semakin terasah kreativitas guru dalam mengajar. Senang rasanya lihat guru-guru belajar lagi, mengikuti workshop daring membuat video pembelajaran atau media pembelajaran untuk siswa-siswanya. Memang banyak sih video pembelajaran yang sudah ada, tapi kalau membuat sendiri akan lebih puas dan lebih pas dengan kebutuhan anak didiknya.

Meskipun, untuk itu guru harus sabar karena membuatnya membutuhkan waktu yang lama dan sedikit tenaga. Namun, ada kepuasan tersendiri ketika video pembelajaran itu sudah rampung dibuat.

Tapi tenang, untuk pekerjaan itu, guru bisa dibantu dengan alat tempur yang canggih yaitu ASUS VivoBook S14 S433. Dengan berbagai keunggulan produk paling trendy dari varian ASUS ini, dinamika menjadi semakin terasa. Guru tak lagi hanya mengajar, tapi juga berkarya.

Bukan guru saja yang harus punya keterampilan lain di samping keterampilan utama. Apa pun profesi dan hobi kamu, layak pula punya karya, berbekal VivoBook S14 S433 sebagai 'alat tempur'.

Apa saja keunggulan produk paling trendy dari varian ASUS ini? Dengan memiliki VivoBook S14 S433 ini kita akan merasakan banyak keunggulan seperti berikut ini.

1. Performa Tercanggih di Kelasnya

VivoBook S14 S433 ini ditenagai oleh prosesor Intel Core 10th Gen terbaru yang hadir dengan performa lebih baik dari generasi sebelumnya. Prosesor generasi terbaru dari Intel tersebut powerful. Performa baterai terbaik membuat VivoBook S14 S433 dapat menemani penggunanya dalam jangka waktu lebih lama. Jadi kita nggak repot-repot untuk men-charge.

 

Didukung dengan chip grafis NVIDIA GeForce MX250 serta penyimpanan berupa PCIe SSD VivoBook S14 S433 bukan hanya tampil sebagai laptop penuh gaya, tetapi juga powerful untuk berbagai aktivitas.


VivoBook S14 S433 cocok untuk bekerja maupun menikmati hiburan, mengolah foto maupun video, hingga bermain game eSports, semuanya dapat dilakukan.

Kecanggihan ini menjadi alasan mengapa VivoBook S14 S433 ini harus menjadi pilihan kita. Saat ini kita sering kerja multitasking. VivoBook S14 S433 memenuhi segala kebutuhan kita akan alat tempur yang memuaskan. So, Tidak ada lagi alasan untuk tidak produktif bersama VivoBook S14 S433, baik di dalam maupun di luar rumah.

 2. Ringan dan Ringkas Dibawa Beraktivitas

Bobot juga menjadi pertimbangan dalam memilih laptop. VivoBook S14 S433 memiliki bodi yang tipis dan ringan. Soal bodi, VivoBook S14 S433 juga memiliki ukuran yang ringkas.


Bobotnya hanya 1,4 kilogram dan ketebalannya hanya 15,9 mm, membuat laptop ini dapat dengan mudah dibawa bepergian bahkan menggunakan tas berukuran kecil sekalipun.

Jika dibandingkan dengan laptop berlayar 14 inci lainnya, bodi VivoBook S14 S433 memiliki ukuran lebih mungil. Hal tersebut salah satunya diakibatkan oleh penggunaan teknologi NanoEdge Display. Teknologi layar eksklusif tersebut mampu menghadirkan bezel yang sangat tipis. Hasilnya adalah screen-to-body ratio hingga 85 persen dan ukuran keseluruhan bodi yang lebih kecil. NanoEdge Display juga membuat layar tampak lebih lega.

 3. Tampilan Keren, Pilihan Jiwa Muda

“Tubuh boleh tua, jiwa harus tetap muda”.  
 

VivoBook S14 S433 memang tampil untuk kawula muda. Dari segi warna, ASUS memberikan opsi sebanyak empat pilihan warna untuk VivoBook S14 S433. Tersedia warna Dreamy Silver, Indie Black, Gaia Green dan Resolute Red. Pemilihan warna juga memiliki filosofinya.


Dengan banyaknya pilihan warna, pengguna dapat menyesuaikan seleranya dengan tampilan laptopnya sehingga VivoBook S14 S433 akan terasa lebih personal.

Produk ini juga dilengkapi dengan Full-Size Backlit LED agar keyboard agar dapat bekerja walaupun lampu redup. Cahaya backlit-nya bisa diatur sendiri dengan pencahayaan sesuai kebutuhan.

Ada stiker khususnya, lho. Stiker eksklusif ini dapat ditempelkan ke VivoBook S14 S433 sehingga membuat laptop lebih terkesan lebih personal dan penuh kebebasan. Dua hal ini yang dekat dan lekat dengan jiwa para kawula muda. Stiker tersebut merupakan hasil kerjasama antara ASUS dengan Muchlis Fachri atau yang lebih dikenal dengan Muklay. Seniman visual asal Jakarta tersebut akan menghadirkan desain stiker eksklusif khusus untuk pengguna VivoBook S14 S433.


Tak cukup sampai di sana, ASUS juga menyiapkan T-shirt eksklusif bertemakan VivoBook S14 S433. Bekerjasama dengan Billionaire’s Project, T-shirt eksklusif tersebut akan dijual melalui channel online dan hasilnya akan digunakan untuk membantu yang terkena dampak COVID-19. Membeli sambil donasi.

Billionaire’s Project sendiri merupakan apparel brand asal Jakarta yang digagas oleh sekelompok pemuda. Didirikan pada tahun 2019, Billionaire’s Project fokus pada bidang pakaian yang menawarkan desain unik untuk kawula muda. Hingga saat ini Billionaire’s Project telah merilis sejumlah desain pakaian serta menjalin kolaborasi dengan berbagai seniman termasuk Muklay.

Setiap pembelian VivoBook S14 S433 melalui e-commerce tersebut akan disertai dengan T-shirt eksklusif Billionaire’s Project selama persediaan masih ada (warna T-shirt akan diberikan secara acak).

 4. Konektivitas Terbaik

Berbeda dengan laptop sekelasnya, VivoBook S14 S433 telah dilengkapi dengan beragam konektivitas modern yang salah satunya adalah WiFi 6. Ya, VivoBook S14 S433 telah dilengkapi modul WiFi 802.11ax atau WiFi 6 yang merupakan teknologi komunikasi data nirkabel generasi terbaru. Berbeda dengan WiFi generasi sebelumnya, WiFi 6 menjanjikan kecepatan transfer data yang lebih tinggi yaitu hingga tiga kali lipat, kapasitas jaringan hingga empat kali lipat lebih banyak, dan latency hingga 75 persen lebih rendah.

Sementara untuk konektivitas lainnya, VivoBook S14 S433 telah hadir dengan beragam port termasuk USB 3.2 (Gen 1) Type-C yang menjanjikan kecepatan transfer data lebih baik. Selain itu, port USB Type-C juga dapat dimanfaatkan untuk mengkoneksikan VivoBook S14 S433 dengan berbagai perangkat eksternal modern yang kini mulai banyak memanfaatkan USB Type-C sebagai interface-nya.

 

5. Fast Charging

Untuk kebutuhan daya baterai yang harus segera penuh, pengisian ASUS VivoBook S14 S433 hanya membutuhkan waktu 49 menit untuk mengisi baterai hingga 60%. Didukung dengan ASUS Baterai Health sehingga umur baterai tiga kali lebih lama. Kebayang kan betapa enjoy-nya bekerja dengan ketersediaan daya baterai yang sangat awet ini. Tidak perlu sering-sering melepas dan memasang colokan.

  6. Fitur Fingerprint, Mengoperasikan Jadi Lebih Mudah dan Aman

 

Masuk dan mengoperasikan VivoBook S14 S433 semakin mudah dengan fitur fingerprint sensor atau pembaca sidik jari. Pengguna VivoBook S14 S433 tidak perlu lagi mengetikkan password untuk masuk ke dalam sistem Windows 10. Fingerprint yang terdapat di VivoBook S14 S433 telah terintegrasi dengan fitur Windows Hello di Windows 10.

Spesifikasi VivoBook S14 S433.


*

Berani menjadi dirimu sendiri.

Menjadi guru saat ini memang menjadi pusat perhatian. Di tengah berbagai kerumitan menjadi guru, janganlah takut untuk menjadi diri sendiri, jangan takut berkarya. Bukankah profesi kita mulia? Hey, mendidik generasi bangsa, sebuah pekerjaan yang keren bukan? Siapa tahu profesi guru menjadi jalan untuk mendulang banyak pahala kebaikan. Siapa tahu ini dari sekian banyak siswa yang kita ajar, salah satu atau salah banyaknya menjadi orang yang sukses. Aamiin.

41 comments for "ASUS VivoBook S14 S433 ‘Alat Tempur’ Terbaik Untuk Pendidik Generasi Bangsa"

  1. Guru dengan keahlian plus, emang harus punya alat tempur yg memadai. Biar guru bisa terus berkarya. Tanpa ada kendala yg berarti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepakat, Mbak. Terima kasih ya. Semoga sukses selalu. Aamiin

      Delete
  2. laptop asus emang bagus si. uda 9 th masi awet loh laptopku pak

    ReplyDelete
  3. Keren tulisannya pak guru. moga sukses ya. Apalagi jika ditunjang dengan spec laptop ini yang sangat mantap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak, Mbak. hehe... semoga. Aamiin

      Delete
  4. Memang tahun ini jadi cobaan banget buat para guru. Mendidik secara daring pasti sama beratnya kayak emak anak-anak di rumah .
    Dengan hantuan Vivobook semua kerjaan akan terasa lebih ringan ya mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Guru harus makin canggih mengeluarkan jurus teknologi. Mudah2an dibantu dengan alat tempur yang mumpuni

      Delete
  5. Bener sekali pak, diera digital ini pembelajaran harus mengikuti perkembangan zaman. Saat ini laptop bisa dikatakan sebagai kebutuhan utama bagi seorang pendidik. Dan laptop asus vivobookmerupakan laptop yang tepat untuk membantu tugas seorang pendidik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pembelajaran yang dilakukan dari rumah menuntut ketersediaan sarana yang canggih. Supaya lancar pula melakukannya

      Delete
  6. wah betul banget, kalo sebagai generasi muda yg ber-passion pasti akan melengkapi alat tempurnya dengan asus vivobook s14 ini nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepakat. Anak muda kudu punya sarana pas mengekspresikan jiwanya

      Delete
  7. Salah satu peralatan tempur guri jaman sekarang ya laptop. Apalagi di masa pandemi kayak gini, saat semua tergantung pada teknologi. Laptopnya juga harus yang mumpuni
    Asus sih udah gak diragukan lagi deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. ASUS bakalan membuat pekerjaan menjadi swing..swing..cepat dan lancar

      Delete
  8. Mudah-mudahan menang Pak Guru. Saya kemarin jg kesengsem banget sama modelnya laptop ini. Sampai cari tahu sendiri harganya karena kali ini mau ikut lombanya ngga jadi hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Makasih doanya mbak. Semoga terkabul. Aamiin. ASUS tipe ini emang sangat menawan. Hehe

      Delete
  9. Pembelajaran dan pengajaran bakal semakin moncer ya pak guru kalau memakai ASUS Vivobook S14 S433 ini. Memang peralatan tempur yang tangguh di segala medan sih laptop ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bang Doel. Makin kenceng aja kerja dengan ASUS Vivobook S14S433 ini

      Delete
  10. Kalau alat tempurnya sekeren ini, makin mantap proses pembelajaran di sekolah ya.

    ReplyDelete
  11. beneer bgt, pendidik juga perlu laptop dgn performa kece ya mas, pasti byk file penting

    apalagi skrg pendidikan serba online kan,,, pasti mah harus pake notebook yg mumpuni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di saat ini, belajar daring membutuhkan senjata yang sangat mumpuni sih. Semoga terkabul memiliki ASUS S14 S433 ini. Aamiin

      Delete
  12. Alat tempurnya sekelas laptop ASUS VivoBook S14 S433, yakin bisa multitasking, kerjaan akan cepat beres deh... Mantul laptopnya, mantul review nya!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bang. orang yang terbiasa multitasking bakal dimudahkan dengan ASUS VivoBook S14 S433 ini. Semoga bisa menyandingnya. Aamiin

      Delete
  13. "Siapa tahu profesi guru menjadi jalan untuk mendulang banyak pahala kebaikan." Aamiin, Awal ajaran baru ini memang buat kepala pusing dan terasa mual, karena harus menatap ponsel dalam waktu lama. Paket juga cepat habis. Kalau dulu boleh daring dari rumah sekarang harus daring dari sekolah. Pakai wifi sekolah, padahal orang tua murid kebanyakan baru bisa kirim tugas sore atau malam. Auto paket sendiri terpakai. Huhuhuhu. Kayaknya kalau dikasih Asus warna green jadi ringan beban ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener, Bu. siapa tahu banyak kebaikan dari jalan menjadi guru. aamiin

      Delete
  14. Tentukan menjadi seorang guru adalah hal yang sangat mulia yang di masa sekarang. belum tentu semua orang mau bekerja menjadi seorang guru kan?

    Tentu dengan Asus vivobook tugas seorang guru menjadi lebih muda karena ditunjang dengan alat tempur yang memadai

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar, mbak. Jadi guru emang banyak beratnya. tapi karena memandang perlu ada yang turun tangan di pendidikan, harus ada yang jadi guru.
      Semoga beruntung mendapatkan ASUS VivoBook S14 S433 supaya kerjanya lebih lancar. aamiin

      Delete
  15. Guru idaman. selalu memberikan yang terbaik buat muridnya. asus tepat nih buat pak guru

    ReplyDelete
  16. Wah keren nih, sangat produktif dan berprestasi. Semoga saya juga bisa seperti itu ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak, Mas. Alhamdulillah, semoga kita semua sukses dan berprestasi. Aamiin

      Delete
  17. Guru zaman now harus dekat dan mahir menggunakan teknologi ya, Bang. Salah satunya adalah perangkat laptop yang sangat bisa menunjang pekerjaan guru. Nah, laptop ASUS VivoBook S12 S433 ini gak diragukan lagi bisa membuat pekerjaan menjadi lebih mudah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepakat, Uda. Terlebih di masa pandemi ini yang mengharuskan belajar dari. Maka kemahiran guru menggunakan laptop menjadi sebuah kebutuhan yang tidak ditawar. ASUS Vivobook S12 S433 menjadi pilihannya.

      Delete
  18. Diliat dr speknya, laptop ini memang alat tempur terbaik lah utk menunjang bermacam pekerjaan masa kini. Garang nih laptop

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mas. Speknya sangat gahar. Dijamin lancar mengerjakan banyak tugas dan pekerjaan. Semoga sukses. Aamiin

      Delete
  19. fiturnya ini cocok banget buat dipakai berkreasi, cocok buat yang kerjaannya influencer nih.

    ReplyDelete
  20. Pokoknya keren abis dah Asus, tahan banting dan walau harganya mahal ada kualitas disana pokoknya keren abis deh

    ReplyDelete
  21. Wah Asus pilihan para guru, pasti jaminan mutu nih secara guru pasti pilih yang terbaik.

    ReplyDelete
  22. Aku mupeng banget sama dia ya Allah. Kapan ya aku mampu membawanya pulang? Hiks

    ReplyDelete

Berlangganan via Email