LWB5LWNbNWFbMqp6NaZ4NGRcN7csynIkynwbzD1c

Perbanyak Apresiasi, Kurangi Sanksi

BLANTERLANDINGv101
8688320526973091213

Perbanyak Apresiasi, Kurangi Sanksi

16 February 2021

 


Ibaratnya, saat kita menghadapi lampu lalu lintas, ada yang membolehkan belok kiri langsung, ada juga yang mengharuskan berhenti. 

Lalu, apa yang kita rasakan ketika kita yang tidak tahu peraturan di tempat tersebut, tetap ditindak oleh polisi?

Tentu kita tidak rela dan bersungut-sungut bukan? Kan kita belum dikasih tahu, kita belum paham dengan peraturan itu.

Nah, begitu juga dengan anak-anak terhadap perlakuan dan peraturan kita. Adakalanya kita menganggap anak harus sudah tahu mana yang benar dan mana yang salah. Padahal bisa jadi dia tidak tahu, dia kurang paham, atau dia belum mampu mencerna berbagai ketentuan atau peraturan kita. Eh tapi kita begitu saja menghukumnya 

Coba deh cek perbandingan antara hukuman dengan pujian. Antara apresiasi dengan sanksi. Jangan-jangan lebih banyak sanksi?

Pengasuhan merupakan hal yang penting dilakukan oleh orang tua karena bukan hanya berdampak dalam kehidupan di dunia saja tetapi ada tanggung jawab orang tua yang nantinya akan dibawa sampai ke akhirat. 

Hal yang tidak kalah penting adalah penyadaran bahwa menjadi seorang tua adalah sebuah karunia. Karena tidak semua orang tua diberikan kesempatan memiliki anak bersamaan dengan anugerah itu ada tugas dan tanggung jawab yang besar. 

Tugas menjadi orang tua memang tidak mudah tapi akan ada balasan sebaliknya. 

Percayalah bahwa kemampuan kita akan diketahui jika menghadapi ujian.

Mengasuh anak dan membesarkan anak itu sebentar akan ada masanya kita akan kaget bahwa mendapati anak yang lekas besar dan mungkin kita akan merindukan masa-masa pengasuhan itu.

Jadikanlah setiap hari yang kita lalui bersamanya sebagai saat-saat terpenting dan terindah karena masa itu takkan pernah kembali.

Anak-anak adalah amanah dari Allah. Saat kita melepasnya bukan berarti kita tidak mencintainya tetapi agar dia dapat melaksanakan tugasnya sebagai hamba Allah.

Dalam hal ini kita mencintai sepenuh hati. Bagaimana indikasi mencintai sepenuh hati adalah orang tua merespon dengan bijaksana saat anak melakukan kebaikan dan kesalahan.

Ya sama orang tua harus rela dan siap ketika anaknya melakukan kesalahan. Tidak jarang orang tua berharap anaknya tampil seperti malaikat anak harus tampil manis setiap hari dan melakukan aktivitasnya dengan benar.

Padahal adakah anak yang selalu demikian tentu saja anak-anak memiliki varian tingkah polah sebagaimana anak-anak pada umumnya.

padahal respon kita terhadap anak sangat berpengaruh pada nya baik dalam waktu dekat maupun lama Maka berapa banyak kemarahan kerjaan kepada anak dibandingkan dengan pujian penghargaan dan dukungan.


#thepowerofkepepet

#pikir15menit

#nulis#15menit

#kasihsayang

#Feb16AISEIWritingChallenge

BLANTERLANDINGv101
  1. Di mata anak, kosa kata orang tua didominasi kata "JANGAN".

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, Pak. hehe...biasanya ini membuat kreativitas anak jadi mampet

      Delete
Kata Pengunjung:

Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang