Punya kebun luas. Wah, anugerah banget ya. Bisa menanam banyak sayuran seperti kangkung, sawi, dan bayam. Menanam buahan seperti pepaya, mangga, pisang, dan lainnya.

Kemarin sore saya nganter istri ngaji. Dari rumah, perjalanan selama 10 menit. Lokasinya di daerah bendungan Cijoro. Tempatnya asri banget. Masih dalam suasana pedesaan. Pohon-pohon masih banyak.

Sampai di sana, wah, rumahnya luas. Sedikit sekat ruangan seperti kamar. Jadi dibuat los gitu. Enak banget buat main anak.

Tapi yang bikin salut, meskipun di desa, rumahnya pasang Wi-Fi. Akses internet lancar. Jadi, walaupun di desa, tetap bisa ngikutin perkembangan teknologi.

Yang nggak kalah kerennya, kebun itu tadi. Isinya banyak. Nggak cuma sayuran yang disebut di atas tapi juga ada kolam ikan 6 kotak seukuran 2x4 meter, kandang merpati biasa dan merpati kipas, kandang ayam, dan pemeliharaan kura-kura. 

Kura-kura hias tepatnya. Masih kecil-kecil. Imut. Saya jadi tau perkembangbiakan kura-kura. Ternyata ada musik kawinnya. Biasanya ada di bukan September atau November. Sekali bertelur, sekitar 20-an telur. Wah, kalau jadi semua, tentu lumayan. 

Di kebun ada saung juga. Semacam gubuk gitulah. Sering dipake ngaliwet. Dan emang ada bekas-bekas ngaliwetnya juga sih. Hm, makin seru aja makan bareng di kebun. Agaknya rumah yang seperti ini sudah langka di kota-kota. Di tempat saya yang bukan kota saja sudah langka.

Post a Comment

Kata Pengunjung:

Previous Post Next Post