Kita bisa berteduh di bawah pohon, karena seseorang menanamnya bertahun-tahun yang lalu. Warren Buffett




Warren Buffett, merupakan salah satu orang terkaya di dunia. Bahkan pada 2015, beliau dinobatkan sebagai orang terkaya no 1 di dunia. Wah, di dunia, lho. Mengalahkan Bill Gates, Satya Nadella, Jeff Bos, dan lainnya. Termasuk mengalahkan Chairul Tanjung atau Abu Rizal Bakrie tentunya.

WB mengingatkan bahwa apa yang kita lakukan hari ini bisa jadi tidak kita nikmati. Tetapi generasi mendatang yang menikmatinya. Tapi bukan berarti kita berhenti melakukan, justru kita menyiapkannya untuk mereka yang akan datang.

Orang tua bekerja buat siapa? Jika ditanya pasti jawabannya buat anak. Mau capek, susah, dan menderita untuk memastikan agar anak punya masa depan. Berharap anak punya kehidupan yang lebih baik dari orang tua.

Apapun akan dilakukan walaupun harus kerja keras membanting tulang. Dalam pepatah Jawa hingga kepala buat kaki, kaki buat kepala, yang menandakan sampai jungkir balik dalam bekerja. Itu semua dilakoni demi anak.

Begitu juga yang kita lakukan di bisnis British Propolis (BP). Bahwa semuanya juga buat keluarga. Kita sedang menyiapkan masa depan untuk keluarga. Impian-impian yang hendak kita capai juga merupakan impian keluarga. Mudah-mudahan kita diberi kekuatan untuk menggapainya. Aamiin Allahumma Aamiin

WB ini juga sedang berbicara investasi. Bahwa, penting sekali berinvestasi. Beragam investasi. Termasuk investasi berupa skill atau pengetahuan. Di BP, kita diajarkan untuk berinvestasi skill mulai dari skill digital marketing, desain grafis, publik speaking, dan lainnya.

Jangan dikira itu bukan investasi. Itu investasi yang tak kalah mahal. Sebab itu menunjang bisnis dan kehidupan kita.

Ronaldo Menyingkirkan Coca Cola


Kemarin malam, saat konferensi pers menjelang laga dalam kompetisi Euro, pesepakbola terkenal di dunia, Cristiano Ronaldo menyingkirkan dua botol Coca cola yang ada di meja.

Rautnya agak kurang senang. Dia memindahkan minuman soda itu. Setelahnya, dia mengambil minuman mineral, sambil berkata, "Minumlah air putih. Jangan minum soda," katanya.

Ronaldo ini sudah tua, untuk ukuran pesepakbola profesional. Umurnya 36 tahun. Tapi masih jadi pesepakbola bola hebat. Bahkan, posisinya sebagai penyerang. Dengan umur segitu, tidak banyak lho pemain bola, yang sudah tua tapi tetap bermain sepakbola, bahkan di posisi yang menuntut stamina ekstra. Ya, posisi penyerang dituntut bisa lari cepat.

Ronaldo ini memang terkenal dengan menjaga kesehatannya. Mulai dari banyaknya latihan, selektif dengan makanan, tidak mentato tubuhnya, dan teranyar diketahui publik tidak minum soda apalagi minuman keras.

Padahal, dengan kekayaannya, apa sih yang tak bisa dibeli CR7? Makanan atau minuman enak hingga mewah dengan gampangnya di beli. Lha wong gajinya Rp 1,3 Triliun per tahun.

Kalau diperkecil, Cristiano Ronaldo meraup 82.471 euro atau setara Rp1,42 miliar per hari. Sehari lho. Bahkan per detiknya saja, Cristiano Ronaldo bisa meraup 0.95 euro atau sekira (Rp16.400)

Investasi sedemikian rupa sehingga berbuah manis. Banyak prestasi yang sudah diraih. Bahkan dia termasuk pesepakbola top dunia.

Kesehatan juga merupakan investasi, lho. Seperti Ronaldo tadi yang rela menahan tidak makan atau minuman enak nan menggoda tapi menyimpan bahaya.

Bisnis BP ini juga investasi kesehatan, kan? Sebab selain marketing, kita juga mengonsumsi. Sebagai ikhtiar menjaga kesehatan, kita mengonsumsi BP bukan hanya untuk kita tapi juga keluarga dan orang lain. Investasi kesehatan jauh lebih murah daripada membayar sakit atau berobat.

Mudah-mudahan kita bisa istikamah dalam investasi ini; investasi ilmu dan kesehatan. Aamiin ya rabbal'alamin.

Post a Comment

Kata Pengunjung:

Previous Post Next Post