Banyak orang yang menginginkan sukses. Dalam bisnis sukses, pekerjaan pun sukses. Pasti setiap orang menargetkan sukses dalam apapun pekerjaannya.  


Kesuksesan sangat ditunjang oleh karakter yang kita miliki. Beberapa karakter dapat mendukung kita untuk mempercepat kesuksesan. 


Namun, banyak karakter yang  justru menghambat kesuksesan itu. Nah, apa saja yang harus kita hindari jika ingin sukses?


1. Ragu pada diri sendiri 

Percayalah bahwa setiap orang punya potensi. Allah menganugerahkan kita bakat yang unik. Dengan kemauan dan kerja keras, potensi itu bisa kita gunakan untuk mencapai kesuksesan di bidang-bidang kita.


2. Terlalu takut gagal 

Apakah kita takut gagal? Padahal setiap orang sukses pasti mengalami kegagalan dulu. Thomas Alva Edison gagal sebanyak untuk menemukan lampu. Kolonel Sanders, penemu KFC, juga pernah ditolak. 


Takut gagal itu bahaya. Karena bisa membuat kita tidak jadi bergerak. Kalau  mereka takut gagal, mungkin kita belum merasakan terangnya lampu. 


3. Toxic People

Ada orang memberi energi baik, ada orang yang memberi energi buruk. Setiap orang kalau dicari salahnya, pasti ada. Ya, selalu ada saja orang yang mencari-cari kesalahan. 


Kalau ketemu orang seperti ini, hindari. Supaya tidak banyak energi kita terkuras mengurusi toxic people. Lebih baik diarahkan ke hal yang lebih produktif.  


 4. selalu Berpikir Negatif

Apa aku bisa ya? Kalau gagal, aku ditertawakan. Kalau gagal, aku rugi. Wah, sering kali pikiran negatifnya ini membelenggu langkah kita. 


Kalau dituturkan, bisa-bisa kita tidak bergerak. Tidak berprestasi. Tidak bisa meraih kesuksesan. 


Sebisa mungkin pikiran negatif ini kita buang. Kita gantikan dengan prasangka baik. Allah sesuai persangkaan hamba-Nya. Kalau kita berprasangka baik, maka kebaikan pula yang akan kita temui. 


 5. Sering Banyak Alasan

"Nanti aja deh. Kan belum deadline." "Rebahan dulu deh, ntar berjurangnya." Ah, menunda-nunda emang enak, eh mengenakkan nafsu ding. Tapi kalau terus menunda, kamu juga bakal menunda sukses. 


Harus dimulai dari sekarang. Jauhkan rasa malas dan banyak alasan. Lakukan sekarang juga. Menunda-nunda menutup kemungkinan kamu dari berhasil dan sukses. 


6. Khawatir dengan Pesaing

Dalam hal apapun pasti selalu ada pesaing. Termasuk bisnis. Pasti ada pesaing pada bisnis yang sama. Tak perlu khawatir dengan pesaing. 


Khawatir dengan pesaing membuat langkah kita terlambat, rezeki terhambat. Kita selalu memikirkan pesaing. Sampai lupa dengan langkah dan gerak kita.


Allah pasti menjamin rezeki bagi hamba-Nya. Burung dan hewan melata saja dijamin rezekinya. Apalagi manusia yang lebih hebat dan mulia dari hewan tadi. 


Justru adanya pesaing itu memotivasi diri kita agar menggesa diri, memaksimalkan energi, dan meraih prestasi. Dalam hal ini, kompetisi ideal adalah seperti lomba lari. Setiap pelari mengalahkan dirinya sendiri, memacu dirinya lebih cepat lagi agar memenangkan perlombaan. Tanpa berusaha menyingkirkan dan mengalahkan lawan dari arena. 


Berbahagia kita telah berada di komunitas BP, komunitas orang soleh, yang selalu menebar energi positif. Nggak ada tuh yang jadi toxic people. Pastinya akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga kita bisa memanfaatkan dengan baik komunitas ini. Menjadi pribadi yang meraih prestasi dan sukses. Sukses dalam artinya sukses untuk diri sendiri dan orang lain. Ingat semboyan kita; sukses itu kalau bisa menyukseskan orang lain. 


Semoga bermanfaat.


Post a Comment

Kata Pengunjung:

Previous Post Next Post