Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menjaring Aspirasi Siswa di PTMT Perdana

 


Pagi ini acara spesial. Jaring aspirasi dari siswa. Dikemas dengan nama SMATA speak up. Acara dimulai pukul 07.30 WIB yang dihadiri guru SMA Al Qudwah. 

Kegiatannya diadakan di lapangan. Tidak semua siswa yang mengikuti acara. Karena PTMP alias pembelajaran tatap muka terbatas, siswanya pun terbatas. Siswa dibagi dua yaitu fullday dan boarding. Ya, sekolah kami ada boardingnya. 

Pembagiannya pagi siswa boarding, siang siswa fulday untuk pekan 1 dan 3. Seterusnya, pekan 2 dan 4 untuk siswa fulday. 

Semua guru dan siswa berkumpul di lapangan basket. Siswa duduk di lapang. Meskipun panas tapi bagus sih buat kesehatan. Sinar matahari pagi banyak mengadopsi Vitamin D. 

MC-nya siswa. Inti acara ini adalah jaring aspirasi dari siswa. Bisa berupa curhat, kritik, maupun saran. 

Agar acara berjalan tertib, ada SOP kegiatannya. SOP SMATA SPEAK UP : 

1. Peserta smata speak up adalah semua warga smata, baik bapak ibu guru pengajar di kelas, guru pustaka, guru administrasi, guru keuangan, guru IT, guru kebersihan, dan terutama siswa

2. Bagi peserta yang ingin menyampaikan ide, gagasan, kritik dan saran harus mengangkat tangan terlebih dahulu 

3. Peserta mulai menyampaikan ide, gagasan,  kritik dan saran setelah dipersilahkan oleh moderator

4. Penyampaian ide, gagasan, kritik dan saran menggunakan bahasa yang baik dan sopan serta tidak provokatif

5. Ide, gagasan, kritik serta  saran harus bersifat membangun 

6. Kritik dan saran akan ditanggapi pihak yang bersangkutan. 

Di awal acara siswa masih ragu atau takut berbicara. Setelah ada yang mendahului, baru mereka lancar menyampaikan. Ada beberapa siswa yang menyampaikan aspirasinya. 

Pertama, Firdy. Kelas XII IPA. Menyampaikan keluhan tentang keterlambatan sekolah. Terutama di jam siang.  Mereka sering terlambat karena masalah makan atau antre kamar mandi. 

"Mepet dengan salat Zuhur, Pak. Pukul 12.45 sudah harus masuk. Kadang keluar dari musola sudah 12.30"

Dia minta agar dijadwal ulang. Agar tidak terburu-buru. 

Acara pagi ini bagus untuk siswa. Untuk melatih berani berbicara di depan umum. Bukan hanya di hadapan teman-temannya tapi juga di hadapan guru-guru. Pas betul dengan jargon sekolah; SMATA berani.

Nggak gampang lho berani bicara di depan umum. Butuh keberanian tentu saja. Ada yang pede ngomong di depan umum ada juga yang tidak. Nah, dengan acara seperti ini, bisa jadi latihan berbicara.


Lalu ada lagi Fitrah yang menanyakan kedisiplinan guru. Faza yang memberikan pandangan tentang aktivitas perpustakaan dan WiFi sekolah. Juga Fitria yang curhat tentang tugas sekolah. 

"Kalau bisa tugasnya jangan banyak-banyak. Guru jangan ngasih tugas terus. Siswa juga ada kegiatan di boarding. Sering kewalahan," curhatnya.


12 comments for "Menjaring Aspirasi Siswa di PTMT Perdana"

  1. Seru pastinya kegiatan itu. Anak-anak bisa melepaskan unek-unek. Pihak sekolah juga bisa memanfaatkannya sebagai bahan refleksi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Bu. Meskipun kritik kadang terasa panas mendengarnya, harus legowo.

      Delete
  2. Waah alhamdulilah bisa sharing.. bagus pak.. melatih siswa u bisabicara d depan umum.

    ReplyDelete
  3. Senangnya sudah PTMT terlihat para peserta didik lebih ceria seakan2 benar-benar kangen

    ReplyDelete
  4. Wah asyik klo dah PTM Lagi ya...seruu

    ReplyDelete
  5. Wah semoga bisa tergali kendala yang dihadapi semuanya dan solusinya sekaligus.

    ReplyDelete
  6. Wah, asyik Pak Padil. Ada SMATA SPEAK UP. Hebat, inih.

    ReplyDelete
  7. Acaranya kerem juga. Melihat image foto sepeetinya sekolahan memiliki lahan yang luas

    ReplyDelete