Setiap orang ingin hidup tenang.  Tidak punya beban pikiran. Hidupnya selalu dalam ketenangan. Bagaimana caranya? Apa kunci hidup tenang?

Pertama, Jangan khawatir berlebihan.


Khawatir tentang apa? Misalnya khawatir dengan rezeki. Khawatir apakah bisa mendidik anak, menyekolahkan anak yang biaya sekolah akan semakin tinggi sementara penghasilan mungkin tidak meningkat.

Kita harus percaya bahwa rezeki setiap manusia dijamin oleh Allah. Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya kelaparan. Setiap anak juga punya rezekinya sendiri.

Dua, Selalu bersyukur

Sebetulnya kita punya banyak hal. Punya banyak harta. Sudah bisa tidur nyenyak di rumah yang tidak bocor atau kebanjiran. Bandingkan dengan orang yang tak punya rumah. Atau rumahnya rusak karena longsor. Di berita-berita kan ada banyak.

Kondisi ini harusnya membuat kita bersyukur kepada Allah karena hidup kota jauh lebih baik dari mereka.

Tiga, Jangan menyimpan benci

Benci itu mengurangi energi. Kita jadi tidak bahagia. Selalu memikirkan kebencian atau orang yang dibenci. Waktu kita akan terbuang memikirkan kebencian itu.

Nah, daripada membuang waktu untuk orang yang tidak ada manfaatnya untuk kita, lebih baik singkirkan dan lupakan kebencian itu. Alihkan ke hal positif dan produktif.

Empat, Hidup sesuai dengan kemampuan

Banyak orang yang ingin punya barang mewah, tapi tidak punya kemampuan, akhirnya memaksakan punya. Padahal, belum jadi kebutuhan penting baginya.

Standar hidupnya sering membandingkan dengan orang lain. Orang lain punya, dia harus punya. Tetangga punya kemewahan, dia pengen punya kemewahan.

Jalan pintasnya lalu berutang. Akhirnya besar pasak daripada tiang. Lebih mementingkan keinginan ketimbang kebutuhan. Gaya hidup ini akhirnya menenggelamkan dalam utang.

Post a Comment

Kata Pengunjung:

Previous Post Next Post