Setiap Rabu saya piket. Pukul 06.58 sudah di sekolah. Ternyata sudah ada 5 anak yang sampai. Di meja piket sudah tersedia tes suhu, lembar pengecekan suhu, pena, dan kotak tempat menyimpan kunci motor.

Sekolah saya, SMA Terpadu Al Qudwah, terdiri fulday dan boarding. Saat PTMT, kelas mereka dipisah. Kalau sebelumnya ada dua kelas IPA dan IPS. Sekarag jadi ada 4 kelas yaitu fulday dan boarding, juga IPS dan IPA. Konsep seperti ini harus sedia banyak kelas.
Untungnya kelas cukup.

Sebagai piket ada beberapa hal yang dilakukan. Mengukur suhu, menanyakan kesehatan, mengumpulkan kunci motor. Bertanya ada keluhan atau tidak. 


Tidak kalah repotnya meminta mereka tertib, berbaris dengan rapi, memakai masker, dan menjaga jarak. Itulah protokol kesehatan yang diterapkan di saat pandemi ini.

Post a Comment

Kata Pengunjung:

Previous Post Next Post