Sore ini kami dikejutkan dengan adanya gempa yang cukup besar. Kejadiannya sekitar jam 4 sore. Saat itu saya sedang di dalam rumah. Lalu diteriaki kalau ada gempa. 


"Abi gempa Abi," kata istri saya.

Seperti biasa setelah mengetahui kondisi sendiri-sendiri tidak apa-apa anaklah yang paling dicari. Saya sedikit lega. Sebab biasanya sore begini anak-anak pada main di luar. Di luar kan lebih aman daripada di dalam. 


Saya dan istri sudah keluar. Tetangga-tetangga juga keluar rumah. Ramai sekali. Semuanya dalam kondisi panik. Ada yang menuju-nunjuk entah apa. 


Namun ternyata anak bungsu kami ada di dalam rumah sedang tidur. Inilah yang saya khawatirkan. Hendak membopong yang keluar tentu tidak mungkin. 


Durasi gempanya pun agak lama meskipun belasan detik untuk ukuran gempa yang termasuk lama. Ketika sudah reda, saya kembali masuk ke rumah. 


Saya mengecek HP. Mencari informasi di mana lokasi gempa. Ternyata lokasinya di daerah sumur kecamatan Pandeglang Banten. Dibilang dekat ya dari 4 jam perjalanan. Dibilang jauh ya satu provinsi bahkan Kabupaten tetangga. 


Untunglah di sekitar rumah saya tidak ada kerusakan yang berarti. Namun, daerah di sekitar episentrum tentu yang paling terdampak. Ya, banyak rumah, sekolah, dan fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa tektonik berkekuatan 5,7 SR ini. Mudah-mudahan tidak banyak lagi kerusakan akibat gempa. Aamiin.


Ternyata ada gempa susulan. Sekitar sejam kemudian ada lagi gempa. Kali ini lebih kecil. Tidak sebesar yang pertama. Saat itu saya dan keluarga sedang di ruang tengah. Begitu gempa, kami spontan menuju keluar rumah. Tak sesusah gempa yang pertama tadi. Tidak selama gempa pertama pula. 


Anak sulung saya sempat takut-takut kalau ada gempa lagi. 

"Gimana kalau sedang tidur ada gempa? Gimana kalau sedang ngaji ada gempa, Abi?"


Saya tersenyum mendengar pertanyaan si sulung. Insya Allah aman, jawab saya dalam hati. Ya, dalam hati. Semoga senyum saya cukuplah untuk menenangkan. 

5 Comments

Kata Pengunjung:

  1. Saya juga merasakan gempa sore tadi di Rawamangun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jakarta kerasa banget ya OmJay. Semoga tidak ada kerusakan

      Delete
  2. Semoga aman2 aja tdk ada lagi Gempa susulan

    ReplyDelete
  3. Aamiin. Semoga tidak bawa kerusakan

    ReplyDelete

Post a Comment

Kata Pengunjung:

Previous Post Next Post