Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Arif Kirdiat, Menjangkau Wilayah Terpencil Berjuang Untuk Baduy Sehat

 Mungkin kita pernah mendengar Suku Baduy. Biasanya Suku Baduy  yang bermukim di wilayah Banten ini dikenal sebagai sosok yang hebat karena kebal senjata tajam dan sejenisnya. Bahkan kebal penyakit. Makanya sewaktu ada anak SD yang nggak mempan divaksin, lantas ada yang mengaitkan dengan Suku Baduy. Si anak dibilang Suku Baduy. Katanya memang sejak kecil Suku Baduy diajarkan ilmu agar kebal senjata tajam.

Suku Baduy punya keunikan. Mereka mendiami wilayah yang tertutup bagi dunia luar. Suku Baduy juga tidak mau menerima kemajuan teknologi. Kehidupan mereka memang erat dengan alam. Mayoritas mata pencahariannya adalah bertani dengan menggunakan alat-alat yang masih tradisional.

Karena dekat dengan alam dan akrab dengan bahan-bahan alami, banyak yang mengira mereka kebal terhadap penyakit atau tidak pernah sakit. Saya yang dekat dengan wilayah mereka pun mengira begitu. Tempat tinggal saya sekitar 2 jam ke daerah Suku Baduy.

Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Mereka pun mengalami sakit, pernah luka, dan menderita penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan bahan-bahan alam.

Padahal, untuk berobat ke puskesmas terdekat, jaraknya sangat jauh. Bisa menempuh dua hingga tiga jam. Sementara, kalau tidak bisa bisa diatasi di puskesmas, harus dibawa ke rumah sakit daerah bahkan rumat sakit pusat, jaraknya pun semakin jauh. Bisa empat hingga enam jam. Padahal, selain jaraknya jauh, aksesnya pun sulit.


 Jalan yang dilalui tim untuk sampai ke wilayah Baduy (sumber foto: Media Sosial Arif Kirdiat)

Pak Arif Kirdiat berserta tim rutin melakukan kunjungan ke tempat tinggal Suku Baduy. Mereka rela jauh berjalan kaki menempuh jalan yang terjal dan sulit. Apalagi kalau hujan, semakin sulitlah perjalanan. Namun mereka tak surut langkah. Berbekal peneduh seadanya bahkan kadang hanya selembar daun pisang mereka terus melangkah.

Beginilah kondisi tim saat berkegiatan di wilayah Baduy (sumber foto: Media Sosial Arif Kirdiat)
 

Banyak sudah yang dibantu. Salah satunya adalah Misnan (21) yang mengalami patah tulang. Bersama tim, Pak Arif Kirdiat melakukan pemeriksaan. Sudah 9 bulan mengalami lumpuh akibat kejadian ini.

 

Dari diagnosa seorang dokter, Dr Omat, menyarankan agar segera dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Maka Pak Arif Kirdiat dan tim segera membawa ke RSUD. Dari rumah, Misnan harus ditandu dari rumahnya. Lalu diantar menggunakan ambulan. Perjalanan sekitar 4 jam. Sesampainya di RSUD Banten, ternyata rumah sakit milik pemerintah provinsi Banten ini sedang tidak ada dokter bedah tulang. Lalu dirujuk ke Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang.

 

Sayangnya, Misnan tak punya KTP dan KK. Namanya tidak aktif secara online di Disdukcapil.

 

Dua hari kemudian ada informasi ternyata Misnan sudah memiliki BPJS yang dulu pernah dibuatkan oleh pihak Desa kemarin ada tunggakan sebesar 3,2 juta. Tunggakan BPJS kemudian dibayar Pak Arif Kirdiat  agar bisa aktif dan diterma di RSDP.

 

Namun ternyata Misnan juga mengidap TB dan harus diobati terlebih dahulu.

Pelan dan perlahan, satu persatu penyakit coba diurai dan diobati. Sambil dicarikan solusi saat itu karena varian Covid mulai muncul lagi dan setiap pendamping di RSDP harus steril dengan tes antigen bagi pendampingnya.

 

Akhirnya Misnan dapat dioperasi dua kali dengan memberikan penyangga pada tulang belakangnya. Setelah enam Minggu di RSDP, Misnan diantar kembali ke kampungnya dengan perawatan terus dipantau karena kedua kakinya sudah mulai mengecil dan harus diterapi.

 

Selain Misnan, ada 2 pasien rawat inap dan 8 pasien rawat jalan dengan aneka penyakit dan pola penyembuhannya yang saat ini sedang dipantau oleh Pak Arif Kirdiat dan tim.

 

Perjuangan Pak Arif Kirdiat dalam mengupayakan Baduy Sehat sungguh luar biasa. Tidak hanya mengeluarkan materi yang besar tetapi juga waktu serta tenaga yang besar pula. Akses ke wilayah Suku Baduy saja luar biasa sulitnya. Padahal, domisilinya jauh dari wilayah Suku Baduy.

 

Perjuangan Pak Arif Kirdiat merupakan salah satu bentuk kepahlawanan. Terutama bagi Suku Baduy. Saya menganggapnya begitu. Secara sederhana, pahlawan itu adalah orang yang bermanfaat dan berkorban bagi orang lain. Siapapun orang yang mau berkorban bagi orang lain, dia adalah seorang pahlawan.

Apalagi sosok Pak Arif Kirdiat yang berkorban di tempat yang tidak banyak orang mau melakukannya. Selain jauh jaraknya, lokasinya sungguh sulit dijangkau. Saya saja yang sekitar 2 jam dari wilayah Suku Baduy jarang ke sana. Baru dua kali ke sana. Karena medannya yang sangat sulit itu.

 

Tapi Pak Arif Kirdiat yang jauh sudah berkali-kali ke sana bahkan rutin. Jika sedikit orang yang mau mengambil pekerjaan itu, maka semakin luhurlah nilai kepahlawanannya.

Mudah-mudahan beliau selalu sehat dan kuat dalam melakukan aktivitas mulia itu. Semoga semakin banyak pula orang yang peduli dan mau membantu kegiatan beliau. Aamiin.


 Arif Kirdiat (berkaos merah) bersama tim dalam kegiatan pelayanan kesehatan di wilayah Suku Baduy (sumber foto: media sosial Arif Kirdiat)

Itulah sedikit cerita tentang kepahlawanan. Cerita kepahlawanan di sekitar kita sangat banyak. Banyak sosok yang merupakan pahlawan sesuai yang dilakukannya. Misalnya ada seorang bapak-bapak yang mau menjaga pintu plang kereta api tanpa meminta imbalan. Itu juga merupakan sosok pahlawan. Nah, apa cerita kepahlawanan di sekitarmu?

Nggak ada salahnya menceritakan sosok itu agar semakin meluas nilai-nilai inspirasi dari sang pahlawan.

Bahkan, kamu juga bisa ikuti Kontes Blog Super Bercerita ke IV akan kembali digelar pada periode April - Juni 2022 nanti. Pas banget karena temanya adalah #KadoUntukPahlawan. Jadi pada Kontes Blog Super Bercerita yang ke IV nanti, Super mengangkat tema #KadoUntukPahlawan.

Super mengajak teman-teman blogger untuk mengangkat kisah sosok-sosok inspiratif yang ada di sekitar dan layak mendapat predikat sebagai “pahlawan”. Bahkan Blogger dengan tulisan terbaik akan mendapatkan hadiah dan sosok pahlawan yang diangkat dalam tulisan juga akan mendapatkan “kado” dari Super.

Informasi selengkapnya bisa kamu dapatkan di https://superapp.id/ dan http://tinyurl.com/SUPERBERCERITA serta instagram @aplikasisuper. Kontak informasi di email robertus@nusantara.technology atau nabila@nusantara.technology

Atau hubungi +62 818-0409-0199

 


Pasti banyak orang ingin tahu cerita menarik dari sosok pahlawan di sekitarmu. Segera siapkan ceritamu dan bagikan inspirasi tentang kepahlawanan.

 


Post a Comment for "Arif Kirdiat, Menjangkau Wilayah Terpencil Berjuang Untuk Baduy Sehat"