Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Melaksanakan Salat Subuh dan Membiasakan Sedekah Subuh

 


Saya bersyukur anak-anak kami antusias beribadah. Meskipun baru sebatas kuantitas belum kualitas. Mereka juga belum balik secara umur jadi belum ada tuntutan kewajiban untuk kualitas ibadahnya. 


Si sulung sudah lengkap sholat fardhu  5 waktu sehari semalam. Hampir setiap waktu salat di mushola karena rumah kami juga dekat sekali dengan rumah. 


Bahkan salat subuh pun di mushola. Mas Jundi bangun paginya cepet. Beberapa kali malah lebih duluan bangun daripada saya. Kang dia bangunkan adiknya untuk diajak juga ke mushola. Walaupun tidak ikut Salat tapi adiknya sering senang kalau diajak ke musala.


Hari ini masih di bangun lebih dulu. Katanya pipis tapi sedikit. Dia baru dari kamar mandi. Langsung saja bersiap ke mushola. Adiknya pun diajak. Saya juga memberikan uang untuk sedekah subuh. Alhamdulillah beberapa kali saya membiasakan sedekah subuh. Hal ini mengajarkan anak untuk melakukan ibadah yang dianjurkan oleh agama. 



Sejauh ini anak-anak selalu bersemangat kalau ke mushola walaupun di sana mereka main atau tidak khusyuk salatnya. Tapi tidak apa-apa walaupun belum khusyuk karena mereka masih dalam proses pembelajaran. Sejak kecil anak-anak harus dikenalkan dengan ibadah dan didekatkan dengan mushola supaya kelak dewasanya tidak sulit untuk beribadah.

 Ibarat pepatah yang mengatakan belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu. Belajar di waktu sesudah dewasa ibarat mengukir di atas air. Mohon doa supaya anak-anak tetap istiqomah dengan kebiasaan ini. 


Post a Comment for "Melaksanakan Salat Subuh dan Membiasakan Sedekah Subuh"