Hampir setiap hari Ayah bekerja sehingga waktu dengan anak pun berkurang. Kondisi ini bisa berbahaya karena bisa membuat jarak dengan anak. Ayah jadi tidak akrab dengan anak. Padahal, kedekatan ayah dengan anak itu sangat penting. 

Memang sih ada waktu untuk menjalin keakraban yaitu di saat akhir pekan atau weekend. Namun, kadang seorang ayah agak bingung mau ngapain bersama anak. Nah, kemarin merupakan waktu yang tepat buat saya untuk dekat dengan anak. Saya bisa melakukan banyak hal bermain bersama anak. 

1. Menonton Film

Malam ini saya mengajak anak-anak nonton film. Saya, Mas Jundi, dan Dek Firaz. Bundanya anak-anak tidak ikut karena ada zoom. Kami nonton Ice Age yang menceritakan petualangan Mamoot dan kawan-kawan. Anak-anak senang karena animasinya keren. Banyak lucunya. 

Buat temen nonton ada camilan berat yaitu martabak. Ini permintaan Dek Firaz yang minta dibelikan martabak manis rasa cokelat susu. Ini favoritnya.

2. Makan Bersama

Anak-anak minta makan. Mas Jundi dengan mandiri mengambil menu di dapur. Anehnya dia mengambil sayur kangkung tanpa nasi. Katanya sayur baik untuk kesehatan. Adiknya nggak mau ikut makan.

"Adek pengen makan apa?"

"Pengen mie," katanya.

Wah, udah lama juga nggak makan mie. Sebab kami juga punya kesepakatan nggak boleh sering juga makan mie. Tapi karena udah lama, maka saya pun mau membuatkan mie.

"Ya udah, Abi buat sekarang. Satu buat berdua ya."

"Mas Jundi pengen yang pedes," Mas Jundi pengen juga ternyata.

Kedua anak itu berbeda. Mas Jundi yang sudah 8 tahun doyan pedes. Sedangkan adeknya yang 5 tahun malah takut pedes. Jadi kalau bikin menu kadang berbeda. Saya pun tidak ketinggalan. Saya juga membuat mie yang rasanya super pedes. 

Mie pedes buatan Abi

3. Mengaji

Alhamdulillah kami sempatkan mengaji juga. Adek Firaz dan Mas Jundi mengaji bareng habis shalat Maghrib. Mas Jundi pengen ngaji sama abinya. Adek Firaz sama bundanya. Adek Firaz mulai ngaji duluan. Tapi karena nggak fokus, malah lama selesainya.


Setelah nonton sekitar satu jam, anak-anak mulai mengantuk. Film belum selesai. Tapi saya bilang ke anak buat sudahi nontonnya. Bisa dilanjut besoknya. Alhamdulillah anak-anak nurut. Lama kemudian anak-anak sudah dalam posisi berantakan.



 



Post a Comment

Kata Pengunjung:

Previous Post Next Post